Tigrehood dan Jas Hujan Tugas Negara Bos Milik Putra Jokowi Siap Berkolaborasi

0
323
jas hujan Tugas negara bos milik putra jokowi
Gibran saat berkunjung ke Tigrehood milik Omesh, Senin (22/1/2018). Foto: Tigrehood

NaikMotor – Produknya seperti biasa saja, jas hujan. Namun kalau yang jualan anak presiden tentu akan luar biasa. Jas hujan Tugas Negara Bos milik putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka segera menjalin kerjasama dengan Tigrehood milik Ananda Omesh di Jalan Puri Sakti I No.26 B Cipete.

Bentuk kerjasama yang akan dibangun oleh Tigrehood dan jas hujan Tugas Negara Bos milik putra Jokowi yakni akan menjadi salah satu tempat distribusi penjualannya. “ Kita lagi menjajaki kemungkinan untuk berkolaborasi dalam hal lainnya. Sementara ini, baru sebatas produk jas hujan Tugas Negara Boss akan bisa didapatkan di Tigrehood mulai minggu depan rencananya,” sebut Omesh dalam perbincangan khusus, Senin (22/1/2018) di Kambing Babeh Dolof Kemang.

Menurut Omesh, Gibran sudah tiga kali bertandang ke Tigrehood untuk berbelanja dan sudah ada pembicaraan mengenai penjajakan bisnis ke depannya. “Saya coba ajak riding bersama Motorbaik,” kekeh Omesh. Namun, menurut Omesh, Gibran masih belum menyanggupi kalau ikut riding. Bakal repot juga sih dengan protokoler pastinya…

Selama ini jas hujan Tugas Negara Bos memiliki beberapa model dan dijual secara online serta masuk ke jaringan ritel Carefour mulai dari harga Rp 50 ribu. Namun, khusus di Tigrehood nanti yang akan dijual model yang dibanderol dengan harga Rp 185 ribu. “Kita jual yang high quality dengan warna bening dan hitam,” papar Omesh lagi.

Dari artikel CNN Indonesia, diketahui Gibran merintis usahanya pembuatan jas hujan bersama sang adik Kaesang Pangarep.  Sebelumnya, Gibran sudah membuka usaha martabak Chilli Pari, Markobar, Mommilk, sampai Pasta Buntel yang terbilang cukup sukses.Soal nama Tugas Negara Bos, Gibran pernah mengungkapkan filosofinya.

Foto : Instagram @tugasnegarabos

“Seluruh lapisan masyarakat, baik tua maupun muda, kaya ataupun miskin memiliki tugas dan kontribusinya masing-masing terhadap negeri. Tugas negara bukan berarti harus menjadi PNS, polisi, tentara atau pejabat,” tulisnya.

Foto: instagram @tugasnegarabos

“Seluruh lapisan masyarakat memiliki peranan dalam membentuk negeri ini. Misalnya seorang ayah yg bekerja untuk menafkahi anak istrinya, seorang petani kopi di pedalaman desa Bondowoso, seorang guru karawitan di salah satu SMP favorit di kota Solo, seorang pengusaha muda yang membuka lapangan kerja. Mereka semua adalah elemen penting di Indonesia. Kontribusi kecil atau besar, tua atau muda, kaya atau miskin, kita semua punya tugas negara.” Siap Bos! (Arif/nm)

LEAVE A REPLY

*