Komentar Omesh Soal Performa Vespa GTS SuperSport ABS 300 dari Jogja ke Bali

0
Vespa GTS Supersport ABS 300
Perjalanan inspiratif Simpati Motorbaik Adventure 2017 masih melekat di benak para peserta. Temasuk buat Ananda Omesh yang touring selama lima hari dari Jogja-bali menggunakan Vespa GTS Supersport ABS 300 ABS. Foto: @Gradykayzel

NaikMotor – Simpati Motorbaik Adventure 2017 sudah finis di Bali dua pekan kemarin. Namun perjalanan inspiratif itu masih melekat di benak para peserta. Termasuk buat Ananda Omesh yang touring selama lima hari dari Jogja-Bali menggunakan Vespa GTS SuperSport ABS 300.

Pilihan Omesh memakai skuter memang berbeda dari mayoritas rekan sesama publik figur yang kebanyakan memakai motor gede. Namun disitulah nikmatnya, Omesh mengaku touring yang menempuh jarak 920 km itu jadi lebih ‘santai’ karena tinggal bejek gas.

Ananda Omesh

“Vespa GTS 300 enak, mesinnya gede jadi tinggal gas doang. Buat lurusnya enteng dibuka gasnya, di tanjakan ayoo, turunan juga demikian. Handling-nya juga mantep. Cuma karena saya ‘kan di situ jadi sweeper maju mundur enggak kenceng-kenceng banget. Tapi saya lihat 120-130 km sih dapet kalau dapet jalanan lurus,” kata Omesh.

Selain akselerasi Omesh turut memuji bantingan shockabsorber belakang yang menurutnya empuk dan berbeda dengan Vespa lain. Selain itu kinerja rem juga memuaskan dan tetap pakem meski digunakan jalan jauh.

Ananda Omesh

“Teknis sebetulnya saya enggak ngerti-ngerti banget ya. Tapi mesin enak, terus suspensi depan belakang juga empuk. Karena saya juga pemakai Vespa, saya tahu menggunakan remnya seperti apa, tapi di GTS 300 ini pakem terus,” katanya.

“Ini yang saya rasakan berbeda dengan Vespa lain, fungsi rem tetap bekerja dengan baik meski digunakan di berbagai medan,” sebut Omesh yang ditemui di tokonya, Tigre di kawasan Puri Sakti Cipete.

Keuntungan lain pakai skuter kata Omesh, tangan kirinya jadi lebih bebas. Sehingga saat riding ia bisa lebih santai sambil menikmati rute yang memang memanjakan mata. Namun tentu saja Vespa GTS Supersport ABS 300 pinjaman Piaggio Indonesia ini punya keterbatasan, terutama saat di ajak offroad.

Ananda Omesh

“Pertama itu waktu di Bromo di atas pasir. Waduh itu susah banget. Dari semua temen-temen saya doang yang motornya enggak jatuh, yang lain jatuh. Lah iya, orang saya cuma sepertiga jalan doang, ” gelaknya, diselingi makan burger dari Lawless Burger.

“Rombongan kita waktu itu ditemenin sama Malang Vespa Club (Malves), saya kasih tuh ke mereka GTS-nya suruh bawa cobain. Saya diboncengin sama salah satu dari mereka karena Vespa-nya 2-tak terus udah modif juga,” imbuhnya.

Ananda Omesh

Kejadian yang sama juga terulang waktu rombongan Motorbaik memasuki Taman Nasional Baluran. “Jalan masuk ke Baluran jalannya sejam hancur gitu. Ya, sudah saya termasuk yang paling belakang deh. Takut lecet kena batu kerikil yang lepas dari motor-motor ber-cc gede,” ungkap Omesh sambil tertawa lepas.

Meski demikian Omesh mengaku senang bisa bertualang dengan Vespa GTS SuperSport ABS 300. “Capek tapi asyik, teman-teman yang lain juga saya suruh nyoba GTS 300 ini dan semua bilang enak kok,” imbuhnya.

Seperti diketahui, setelah sukses dengan gelaran perdananya tahun lalu, Motorbaik, yakni gerakan moral dalam menebarkan kebaikan sambil bermotor kembali dihelat. Bertajuk “Simpati Motorbaik Adventure 2017” kegiatan ini digelar 21-26 Agustus lalu menempuh rute Jogja-Bali.

Selain Ananda Omesh, juga tergabung dalam rombongan adalah M Fadli, Imam Darto, Nabila Putri, Dimas Anggara, Denny Chasmala, Poppy Sovia, Eddi Brokoli, Ganindra Bimo, Andrea Dian, Melki Bajaj, Kevin Julio, Ferry Maryadi dan satu pemenang Dimas Jombang.(Agl/NM)

Ananda Omesh

LEAVE A REPLY

*