Prosedur Menolong Pebalap yang Terjatuh di Lintasan

0
0

Pembalap-Jatuh-1

Jakarta (naikmotor.com) -Ada kebiasaan aneh yang selalu muncul di balap nasional kita selama ini yang tanpa disadari selalu dilakukan, yaitu ketika ada pebalap yang terjatuh, sontak kru timnya atau penonton lain yang kebetulan berada di lokasi itu, masuk ke lintasan untuk memberikan pertolongan.

Perilaku ini biasanya terjadi di tipe sirkuit dadakan alias non permanen. Tentu sangat berbahaya bro! karena enggak sesuai dengan standarisasi keamanan balapan. Tahun ini malah ada kejadian kru tim tewas tertabrak motor lain, saat memberikan pertolongan ke pebalap yang terjatuh.

“Maksudnya sih baik, tapi kan enggak sesuai dengan prosedur safety di lintasan balap dan prosedur menolong pebalap yang terjatuh, langkah yang benar yakni marshall lintasan harus mengibarkan bendera kuning agar pebalap lain mengurangi kecepatan. Lalu dua orang marshall terdekat memberikan pertolongan,” ujar salah seorang promotor balap dari Refresh Mediatama yang namanya ogah disebut itu.

“Setelah dua marshall memberikan pertolongan, termasuk menepikan motor yang mengalami insiden, kemudian dibantu tim medis untuk melakukan pengecekan kondisi pebalapnya dan segera mengambil tindakan dengan menepikannya jika kondisinya harus ditandu. Bukan sekonyong-konyong melompat ke sirkuit dan membahayakan diri sendiri,” bebernya.

Tentu ini bukan sekadar aturan yang dibuat-buat agar orang lain tak ikut campur di dalam lintasan. Tapi punya maksud agar insiden tertabraknya kru tim, tidak terjadi lagi. Bukan salah promotor, bukan pula salah sponsor apalagi yang punya gawean balap tersebut. Namun kurangnya pemahaman tim dan kru-nya pada hal-hal seperti ini.

Di MotoGP sudah banyak insiden yang nyaris menewaskan bahkan kru marshall sendiri karena memberikan pertolongan pada pebalap yang terjatuh. Namun karena mereka mematuhi prosedur penanganan, makanya insiden tertabraknya marshall lintasan masih bisa dihindari.

Berikut prosedur umum menolong pebalap dari tim marshall lintasan:
1. Mengibarkan bendera kuning sebagai pertanda bagi pebalap lain untuk mengurangi kecepatan.
2. Rombongan marshall yang menolong harus menyisakan 1 marshall di batas aman. Tujuannya memberikan peringatan jika anda pebalap lain terjatuh di tempat yang sama.
3. Tim marshall mengamankan kendaraan pebalap.
4. Tim medis ikut mengamankan posisi pebalap.
5. Marshall harus memastikan tak ada oli tercecer di tempat kejadian.
6. Jika semuanya bersih, bendera hijau bisa dikibarkan kembali. (spy/nm)

Foto: spy

 

LEAVE A REPLY

*