Banyak Pertimbangan SIS Menghadirkan Suzuki GSX-R250 ke Indonesia

0
211
GSX-Series

NaikMotor – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) masih menimbang dalam menghadirkan Suzuki GSX-R250 ke Indonesia. Sebab terlalu banyak line up membuat strategi pemasaran kurang fokus. Sementara pabrikan di Pulo Gadung ini sedang menggenjot penjualan GSX-Series 150.

Seiji Itayama, Managing Direktur 2W PT SIS mengatakan, pihaknya sebetulnya sangat ingin punya line up sport 250. Pasar di kelas ini cukup lebar, terbukti tiga kompetitor lainnya, yakni Honda, Yamaha dan Kawasaki termasuk yang fokus di sana.

Saat ini PT SIS sedang berdiskusi dengan prinsipal soal kemungkinan menghadirkan Suzuki GSX-R250 ke Indonesia. Namun tentu saja hal itu perlu perhitungan. Sebab kata Itayama, GSX-R250 yang sudah meluncur di China dan Jepang itu punya basis mesin yang berbeda.

“Kita sedang diskusi sama Jepang, kalau mau buat gimana? Apa pakai mesin baru atau gimananya? Mesin 250 itu kan adanya di China. Kalau pakai mesin sama (Inazuma), kita masih menimbang. Jadi kalau mau bikin GSX-R250 musti banyak pertimbangan,” katanya.

Seperti diketahui, mesin GSX-R250 di China dan Jepang mengadopsi milik Inazuma 250, yakni jantung 2-silinder berpendinginan cairan 248cc yang menghasilkan 26 hp dan torsi 24 Nm. Transfer daya menggunakan transmisi 6-percepatan.

Wajar kalau Itayama mengatakan butuh banyak pertimbangan. Inazuma 250 sudah stop dijual sejak 2015. Harganya yang saat itu mencapai Rp 49 juta dianggap terlalu mahal buat motor seperempat liter, padahal Ninja 250 saat itu hanya Rp 48 jutaan.

Artinya jika PT SIS mengimpor CBU GSX-R250 dari China maka harga akan membengkak. Sedangkan kalau membuat sendiri di Indonesia apakah basis mesin roadster sanggup ‘membopong’ motor full sport fairing. “Sabar saja, saat ini kita masih fokus di GSX-Series 150,” katanya.(Agl/NM)

LEAVE A REPLY

*