Marquez Dipastikan Turun di MotoGP Jerez, Pedrosa Belum Fit

0

Duo-HOnda-Jerez
Spanyol (naikmotor) – Marc Marquez secara mengejutkan membuat keputusan untuk tetap turun di MotoGP Jerez yang akan berlangsung akhir pekan ini MInggu (3/5). Tentunya terbilang memaksa, lantaran kondisi jari yang mengalami cedera, memang terlihat sepele, namun dampaknya cukup telak.

Tim dokter yang menangani cedera bagian kelingking Marquez, juga melakukan kerja keras dan upaya terbaiknya agar Marquez mampu balapan dan bertarung nantinya.

“Motivasi saya sangat tinggi untuk tampil kompetitif di MotoGP Jerez pekan ini. Ya memang cukup mengkhawatirkan lantaran jari kelingking saya mengalami cedera cukup parah. Tapi setelah dilakukan operasi dan proses pemulihan serta fisioterapi dengan cepat, tim dokter yakin saya bisa tampil. Semoga saja tidak berpengaruh besar,” beber Marquez.

Tahun 2013, Marquez memang membuktikan bahwa dengan cedera yang kecil, rasanya masih sangat memungkinkan Ia tampil kompetitif. Tapi untuk cedera yang mengalami proses operasi, rasanya baru kali ini bakal diujicoba oleh Marquez. Wajar jika tim dokter akan terus mengontrol kondisi dan vitalitas fisiknya dari sesi ke sesi.

Sementara Dani Pedrosa yang diharapkan bisa tampil kembali, ternyata memutuskan untuk tambah jatah liburan. Mengingat kondisi cedera arm pump yang dideritanya masih punya efek besar. Sehingga keputusan untuk tidak turun di Jerez, adalah keputusan yang sangat berat.

“Saya bisa memaksakan untuk turun di Jerez, tapi rasanya akan memperburuk kondisi dan bisa jadi bakal membuat masalah baru pada arm pump ini. Jadi dengan berat hati saya memutuskan untuk sabar menunggu. Paling tidak kami akan melihat kembali sejauh mana kemampuanku untuk tampil di MotoGP Perancis nantinya,” cerita Pedrosa.

Alasan Pedrosa masuk akal. Lantaran cedera arm pumping yang tidak benar-benar pulih malah bisa menimbulkan masalah baru. Jika cedera arm pump ini masih terus mengganggunya, maka itu akan menjadi pertanda bahwa Pedrosa harus gantung helm. (Spy/NM) Foto: HRC

LEAVE A REPLY

*