Tips Aman Mudik Naik Motor, Tambah Tekanan Angin Ban 3-4 psi

0
Tips aman mudik naik motor
Mudim mudik naik motor segera tiba, perhatikan tekanan angin ban. Foto: Dok.NMC

NaikMotor – Musim mudik tak lebih dari 2 minggu lagi menjelang Idul Fitri 1438H/2017 ini. Salah satu tips aman mudik naik motor yakni tambah tekanan angin ban 3-4 psi.

Pulang kampung naik motor masih dilakukan oleh masyarakat, meskipun pemerintah tidak menganjurkannya. Beberapa perusahaan dan instansi kini mulai menemukan cara agar kebiasaan mudik lebih aman, yaitu mengirimkan motor melalui paket atau truk, sementara pemilik dan anggota keluarga berangkat dengan moda angkutan lainnya.

Tetapi pada praktiknya, baik mudik langsung naik motor atau saat melakukan silaturahmi di kampung halaman, kendaraan roda dua itu selalu bertambah berat bebannya. Baik berboncengan lebih dari dua orang ditambah berbagai barang bawaan.

Sementara titik tumpuan terakhir dengan jalan adalah ban yang hanya dua buah dan luas tapak tak lebih besar dari telapak tangan.

“Secara pribadi saya tidak menyarankan untuk mudik dengan sepeda motor. Namun banyak anggota masyarakat tidak memiliki pilihan lain. Jadi kalaupun mudik naik motor, kalau boleh saya sarankan tips aman mudik naik motor itu jangan bawa penumpang lebih dari dua, barang bawaan juga harus diperhatikan. Jangan lupa tekanan angin bannya ditambah 3 sampai 4 psi dari ukuran standar,” kata Arijanto Notorahardjo, Executive Vice President Marketing, Sales MC and Product Development PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban motor IRC dan Zeneos.

“Misalnya rata-rata tekanan angin ban motor itu antara 28-33 psi , maka tambah tekanan angin ban 3-4 psi menjadi 31-36 psi. Sebab, saat kondisi normal, ban  motor hanya dibebani 60 kg maka lebar tapak akan optimal untuk akselerasi dan keseimbangan sepeda motor,” sebut Arijanto.

Tetapi ketika bebannya ditambah sekian kali lipat, Arijanto menambahkan ” Maka telapak ban akan terlalu lebar, sementara sidewall semakin rendah, itu akan memengaruhi keseimbangan, berbahaya. Jadi upaya yang sederhananya adalah menambah tekanan angin ban seperti disebutkan di atas,” papar Arijanto.

“Tetapi sebaiknya hindari membawa beban berlebihan saat bersepeda motor,” wanti pria yang sebelumnya menjabat sebagai General Manager Marketing and Sales PT Gajah Tunggal Tbk itu. (Afid/nm)

LEAVE A REPLY

*