Impresi Pertama Test Ride Kymco Downtown 250i, Begini Rasanya

1
Test Ride Kymco Downtown
Tampilan Downtown 250i cukup menggoda. Impresi pertama saat melihat yakni skutik besar terlihat gagah dengan lampu depan sudah menggunakan LED. Foto: Istimewa

NaikMotor – Kymco membawa warna baru di peta persaingan roda dua Tanah Air. Setelah absen selama 9 tahun, merek asal Taiwan tersebut menyatakan untuk kembali ke Indonesia. Salah satu model yang diprediksi diterima pasar adalah Downtown 250i. Kami pun mencobanya di arena IIMS 2017.

Lewat PT Smart Motor Indonesia (SMI), Kymco tidak mencoba mengais sisa kenangan masa lalu tapi cona menawarkan ‘rasa baru.’ Pengunjung IIMS 2017 dipersilakan menjajal dua unit baru yang rencananya meluncur Juli 2017, Kymco Downtown 250i dan Racing King 150 Fi.

Kesempatan ini tentu tidak kami sia-siakan. Unit pertama yang dicoba untuk test ride pastinya Kymco Downtown 250i, karena tongkrongan maxi scooter-nya jelas menggelitik rasa ingin tahu. Apalagi skuter kelas 250 cc ini merupakan rival Yamaha XMax yang sedang booming dinanti orang.

Secara keseluruhan, tampilan Kymco Downtown 250i cukup menggoda. Fasia depannya manis. Bentuk hidung hingga wind screen mengingatkan garis desain BMW C650. Impresi pertama saat melihat yakni skutik besar terlihat gagah dengan lampu depan sudah menggunakan LED.

Pembacaan instrumen juga menarik karena semi digital namun cukup lengkap. Ada odometer, trip meter, speedometer, fuel meter, jam dan penanda oli. Khusus untuk speedometer ada dua pilihan pembacaan yakni Kmh dan Mph.

Tidak seperti skutik pada umumnya, tutup bensin Downtown 250i berada di bagian tengah dek mirip Peugeot Django. Cara membukanya cukup putar kunci ke arah kanan. Sisi baik karena tangki ada di depan, otomatis bagasi jadi sangat luas.

Puas di eksterior kini saatnya merasakan performa. Namun sebelum itu, NaikMotor.com mencoba standar tengah. Hasilnya sangat baik, Downtown 250i dengan mudah dapat dinaikkan standar tengah tanpa usaha berlebih, padahal berat kosong mencapai  176 kg.

Duduk di jok Downtown 250i sangat nyaman. Bentuknya pas di bokong. Untuk rider dengan tinggi 170 cm ke atas bisa menapak ke tanah, tapi di bawah itu terpaksa harus sedikit jinjit ala balerina karena tinggi jok ke tanah 810 mm.

Mesin dinyalakan suara terdengar halus. Selongsong gas diputar, dan motor cukup responsif mengikuti bukaan throttle. Sayang hanya bisa mencoba dua putaran di area test ride yang tersedia. Itu pun luasnya sangat terbatas.

Soal handling Downtown 250i cukup mudah dikendalikan. Motor mau diajak berliuk mengikuti pinggul. Catatan kecil yakni soal suspensi belakang terlalu empuk. Setingan ini enak buat jalan bergelombang, tapi sedikit mubazir karena joknya sudah lebar.

Bisa saja suspensi di buat keras, tapi biasanya justru malah tidak enak. Soal disain, performa, dan kenyamanan, Kymco Downtown 250i bisa jadi pilihan menarik. Satu yang jadi kendala (semoga saja bukan) yakni soal harga yang menyentuh Rp 68 juta.(Agl/NM)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

*