Akhir Riding 12 Motoris IRE dari Paris Hingga Amsterdam, Sempat Diadang Teroris

0
Paris Hingga Amsterdam
12 Motoris Indonesia Rider Expedition menjelajah jantung Benua Biru sejauh 3.200 km, etape ketiga Paris hingga Amsterdam. Foto: istimewa

NaikMotor – Perjalanan 12 rider Indonesia Rider Expedition (IRE) menjelajah Eropa Barat sejauh 3.200 km, 16-22 April 2017, berakhir dengan rute Paris hingga Amsterdam. Berikut akhir dari perjalanan mereka seperti dikisahkan Wijaya Kusuma Soebroto, Team Leader IRE.

Pagi dini hari Kamis (19/4/2017) bergegas menuju Paris, ini adalah hari ke 5 Kami berpetualang dengan sepeda motor menuju Paris. Jalanan yang mulus dan menarik membuat Kami terpikat untuk membetot gas motor lebih dalam lagi. Sore hari jam 15.00 Kami sudah tiba di Paris, ternyata Paris tidak seindah seperti yang Saya bayangkan.

Paris Hingga AmsterdamSekitar 20 KM sebelum memasuki Paris, jalanan merayap dan macet, Kami butuh waktu sekitar 2 jam merayap untuk memasuki pusat Kota. Kami menginap di Hotel Glasgow Monceau yang terletak di 65 Rue de Tocqueville, tidak jauh dari Champ Elysees. Saat Kami tiba, di sana banyak Polisi mondar mandir dan banyak sekali polisi berseragam dengan senjata lengkap di pinggir jalan. Ternyata di Champ Elysees terjadi penembakan polisi oleh teroris. Dikabarkan 1 polisi tewas dan 1 lagi terluka, sedangkan teroris yang menembak berhasil dilumpuhkan sedangkan satu orang lagi melarikan diri. Dampaknya sangat terasa, kendaraan Van Kami pun tidak luput dari pemeriksaan. Para pendatang diperiksa di perbatasan Negara, semua truk yang lewatpun digeledah.

Di Paris Kami habiskan waktu selama dua hari untuk berjalan-jalan dan berbelanja. Ya, Eiffel Tower adalah tujuan utama Kami. Sayang, motor Kami tidak bisa difoto dan parkir karena kondisi keamanan yang tidak memadai.

Paris Hingga AmsterdamKami berfoto bersama di 2 sisi Eiffel yang berbeda, setelah itu teman-teman berfoto di latar belakang Arc de Triomphe de l’Étoile atau biasa dikenal sebagai Arc de Triomphe adalah monumen berbentuk melengkung di Paris yang berdiri di tengah area Place de l’Étoile, yang terletak di ujung Barat wilayah Champs-Élysées. Tak lupa rekan-rekan menyempatkan belanja di Laffayete tempat belanja terbesar di Paris. Tapi saat di Laffayete ternyata yang mengantri panjang sekali, dan benar ternyata tukang belanja adalah orang Indonesia, percakapan dalam bahasa Indonesia terdengar di mana-mana. Weleh weleh…

Setelah itu Kami berputar ke Notre Damme, Gereja tua yang antik. Notre Dame de Paris, biasanya disebut sebagai Notre Dame, adalah katedral berasitektur Gothic di sebelah Timur Île de la Cité di Paris, Perancis, dengan pintu masuk utama di Barat. Notre Dame ini terletak di tepi Sungai Rhein.

Penat selama 5 hari perjalanan terbayarkan dengan singgah di Paris selama 2 hari, setelah puas berbelanja dan berputar Paris, Kami beristirahat untuk persiapan riding hari terakhir sepanjang 615 km. Ini perjalanan yang paling panjang dan menjemukan dan Kami pun harus tiba di Amsterdam paling lambat jam 18.00.

Paris Hingga AmsterdamKami memutuskan harus keluar Kota Paris pukul 06.00 pagi karena menghindari kemacetan orang berangkat kerja. Kali ini Kami tidak banyak berhenti, selain itu Kami dapat informasi bahwa jalan ke Bruxelles ditutup, yang artinya Kami harus memutar sedikit ke arah Eindhoven. Jarak tempuh Kami bertambah 50 KM lebih panjang dari awal yang Kami rencanakan (565 km). Kecepatan Kami pun konstan di 130-140 km/jam agar bisa tepat waktu tiba di Amsterdam. Kami tiba di perbatasan Belanda pada pukul 15.00 sore, beruntung Kami masih bisa menyempatkan diri mengunjungi Kinderdijk, Desa kincir angin yang menjadi Icon negeri Belanda.

Kami menyempatkan makan sore di sini sebelum Kami kembali ke Amsterdam. Jam 17.00 tepat Kami tiba di tempat penyewaan motor dan sudah disambut oleh Jacob Schootan dan Lust teman Kami di Belanda. Setelah mengembalikan motor, Kami menuju Hotel dan malamnya Kami melakukan perpisahan dengan Coen rekan Kami yang menjadi road captain. Suasana kekeluargaan dan perpisahan dilakukan di Restoran Indonesia “Bejo” di Lange Leidsedwarstratt di Amsterdam Central.

Suatu perjalanan yang mengesankan walaupun ada insiden insiden kecil tetapi semua selamat dan perjalanan berjalan lancar. Esoknya Kami kembali ke Indonesia dengan membawa kenangan Indah selama 10 hari di Eropa yang tentu terbayarkan dengan kepenatan yang Kami rasakan.

Selama perjalanan pulang teman teman sudah sibuk dengan rencana tahun depan. Kemanakah IRE tahun depan berpetualang? Ya, mereka sepakat untuk menjelajah Eropa Timur ke Negara bekas protektorat Uni Soviet mulai dari Jerman (Frankfurt hingga Moscow) dengan total jarak 5.338 KM. Semoga bisa terwujud. (Rls/NM)

Paris Hingga Amsterdam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here