Menguji Impresi Baby R6 di Lintasan Sesungguhnya

0
Baby R6
Test ride All New Yamaha R15. Foto: Istimewa

NaikMotor – Setelah pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales melakukan test ride Yamaha All New R15, Yamaha Indonesia memberikan kesempatan awak media untuk ikut menjajal performa motor dengan teknologi Valve Variable Actuation (VVA) tersebut. NaikMotor tidak menyiakan kesempatan itu, dan langsung turun ke lintasan Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Impresi menunggangi superbike sudah terasa saat pertama kali bertengger di jok All New R15. Untuk orang berpostur 175 cm, posisi badan cenderung menunduk dalam saat mengendarai motor berjuluk ‘Baby R6’ tersebut. Meski harus menunduk, karakter sportbike sejati, seat height motor yang cukup tinggi, 81,5 mm tetap membuat kaki masih bisa menapak.

Pertama kali memelintir gas, tidak terjadi sesuatu yang mengejutkan, sebab tarikan motor terasa lembut tanpa entakan berlebihan. Saat melewati putaran pertama di Sirkuit Sentul, kami mencoba perpindahan gigi naik dan turun untuk mendapatkan feeling yang pas.

all_new_r15_5

Akselerasi putaran bawah terbilang responsif, di mana kecepatan 0-100 bisa ditempuh dalam waktu di bawah tujuh detik. Teknologi VVA sukses menyuplai tenaga ekstra ketika mesin mencapai putaran tinggi, sehingga motor tidak tertahan lajunya meski sudah menginjak 11.000 rpm. NaikMotor berhasil menembus kecepatan maksimal 138 km/jam di straight Sentul, itupun terbilang rendah, karena top speed yang dibukukan pembalap Yamaha Racing Indonesia, Galang Hendra Pratama dan Rey Ratukore menginjak 155 km/jam.

Teknologi Assist Clutch berhasil mengurangi beban tangan kiri dalam mengoperasikan kopling, hingga lebih enteng. Perpindahan gigi dapat dilakukan dengan sempurna. Selanjutnya, kami menguji kinerja slipper clutch tatkala mengajak motor bermanuver di tikungan sirkuit.

all_new_r15_3

Menjelang tikungan, kecepatan motor dikurangi dengan mengoperasikan rem, dan memanfaatkan engine braking saat menurunkan gir transmisi. Memuaskan, beberapa kali NaikMotor menurunkan gir transmisi cukup drastis, sampai dua percepatan, tapi sama sekali tidak terjadi slip pada ban belakang.

Seperti yang sudah dijelaskan, slipper clutch menekan back torque, sehingga kecepatan putaran ban dan mesin lebih seimbang saat menurunkan gir transmisi. Hasilnya, motor bisa melaju mulus di tikungan, kemudian keluar dengan akselerasi cepat.

Baby R6

Beralih ke handling, pujian Vinales kepada stabilitas All New Yamaha R15 ternyata bukan isapan jempol. Pembalap berusia 21 tahun itu mengatakan, suspensi dan sasis motor sport dengan kapasitas mesin 155cc itu bisa melalui trek bumpy Sirkuit Sentul dengan sempurna. Setelah NaikMotor mencoba langsung, memang benar sangat minim guncangan yang terasa ketika motor diajak merebah di tikungan.

Kolaborasi suspensi depan upside down, monoshock terintegrasi dengan alumunium swing arm, dan konfigurasi rangka deltabox terbaru menghasilkan stabilitas memukau. Menekuk motor cukup dalam di tikungan bukan hal yang mengerikan saat mengendarai All New R15, sebab tidak ditemui gejala chattering yang mengganggu konsentrasi.

all_new_r15_7

Saat test ride, Yamaha Indonesia memasang ban slick IRC Fasti 1 di motor sport yang akan menjadi komoditas ekspor tersebut. Tentu kami menjadi lebih pede untuk meliuk-liuk selama mengitari sirkuit sebanyak dua putaran.

Oya, pengalaman berkendara dengan All New R15 semakin menyenangkan dengan kehadiran speedometer multifungsi. Tidak hanya melihat kecepatan, kami juga bisa mengetahui waktu yang pas untuk memindahkan gir transmisi lewat indikator shifting light timing. Indikator tersebut juga bisa disesuaikan di rpm berapa lampu indikator akan menyala. Adapun setelan standar pabrik terpatok pada 9.000 rpm. (Yudistira/nm)

all_new_r15_6

LEAVE A REPLY

*