Harley-Davidson WLA 1948 Cawang Eight Lampaui Zaman

0
Harley-Davidson WLA 1948 Cawang Eight Lampaui Zaman
Harley-Davidson WLA 1948 ubahan Oldcrack Cycles menjadi 8 katup. Foto: Afid

NaikMotor – Sepertinya karya bengkel Old Crack Cycles ini melampaui pakem Harley-Davidson. Pasalnya, baru tahun ini pabrikan sepeda motor Amerika Serikat itu memperkenalkan Milwaukee Eight, mesin V-Twin berkatup 8.

Sedangkan builder asal Cawang itu sudah menerapkannya pada Harley-Davidson (H-D) WLA 1948. Tentu saja, H-D yang didesain untuk keperluan angkatan bersenjata (Army) Amerika Serikat itu telah diubah sektor unit pembakarannya.

Harley-Davidson WLA 1948 Cawang Eight Lampaui Zaman
Mesin asli WLA dengan side valve dan berbahan besi. Foto: Afid

WLA, sejatinya memiliki mesin dengan katup samping, dengan pengaktif katupnya model push rod. Artinya crankshaft-nya dilengkapi dengan cam untuk menaikkan tuas yang akan membuat katup terbuka, baik pada bagian intake maupun exhaust.

Tetapi sistem side valve tersebut memiliki kelemahan mendasar, yaitu ruang bakar akan terlalu besar. Sehingga rasio kompresi pun rendah, serta putaran mesin pun tak bisa tinggi.

Kejahilan Old Crack pada WLA 48 itu pun berdasarkan kelemahan mesin pushrod dan side valve tadi. Dan proyek pun dimulai, targetnya selesai sebelum KustomFest di Jogjakarta Oktober 2016.

Harley-Davidson WLA 1948 Cawang Eight Lampaui Zaman
Bagian atas silinder telah ubah total menggunakan bahan babet. Foto: Afid

Kini H-D WLA 48 itu masih memiliki V-Twin tetapi dengan perangkat pembakaran custom semua. Sebab silinder, push rod, piston, dan batang piston dibuat sendiri dari bahan babet aluminium.

Seperti yang dikatakan oleh Edi, pemilik Old Crack Cyles, melalui teknisinya, Sasongko. “Jadi pokoknya bagian silinder dan atasnya itu dibikin sendiri dari babet, bawaan WLA itu aslinya bahan besi,” paparnya dengan semangat ketika ditemui di event Djakarta Rumble, Minggu (18/12/2016) lalu.

Harley-Davidson WLA 1948 Cawang Eight Lampaui Zaman
Bagian atas silinder diubah dan diganti seluruhnya dengan over head valve dan rocker arm. Foto Afid

“Nah, side valve-nya kita ubah menjadi overhead valve dan ditambah rocker arm. Aktifasinya tetap push rod,” lanjut Sasongko. “Hanya, overhead valve itu telanjang, seperti pada motor balap tahun 1950-an, agar tetap klasik bawaannya.”

“Motor pastinya jadi lebih kencang, kompresinya kan naik, dan katupnya pada masing-masing silinder 4 buah sekarang. Dan crankshaftnnya yang berbahan besi sudah kita papas agar lebih enteng.

Harley-Davidson WLA 1948 Cawang Eight Lampaui Zaman
Transmisi asli dipensuinkan dan diganti dengan milik Triumph lawas. Foto: Afid

Sementara transmisi bawaanya kita pensiunkan, diganti dengan milik Triumph lawas. Karburatornya pun kita ganti dengan Keihin RP28.”

“Sekarang WLA 48-nya sudah menjelajah kemana-mana, ke KustomFest itu kita jalankan. Dan kalau ke Bandung pulang pergi sudah biasa. Cuma masalahnya kepala silindernya meler, keluar oli, kan tanpa head cover,” kekehnya. “Jadi yang pakai berkendara mesti berbekal oli yang ditaruh di botol oli transmisi matik, buat melumasi rocker arm yang kudu dilumasi setiap beberapa waktu.”

Menurut Sasongko WLA 48 Cawang Eight itu akan dapat giliran diundang ke Yokohama Hot Rod Show tahun depan. (Afid/nm)

LEAVE A REPLY