Camat dan Lurah Sampit Berjibaku di Malang Adventure Trail 6

0
87
Camat dan Lurah Sampit Berjibaku di Malang Adventure Trail 6
SHD Trail saat mengikuti start hari pertama Malang Adventure Trail 6 di depan Balai Kota Among Tani Batu, Sabtu (17/12/2016). Foto: Yusuf Arief

NaikMotor — Peserta Malang Adventure Trail (MAT) 6 berasal dari kalangan dan latar belakang yang berbeda. Tidak ketinggalan dengan Camat dan Lurah Sampit, Kalimantan Tengah, turut hadir di ajang adventure trail terbesar di Indonesia.

Komunitas Sofian Hadi (SHD) Trail yang berasal dari Kota Waringin Barat, Sampit, Kalimantan Tengah, datang ke MAT6 dengan persiapan yang matang. Komunitas pecinta trail ini menurunkan 30 membernya untuk berjibaku di MAT 6, termasuk Camat dan Lurah tergabung dalam rombongan ini.

“Kami datang ke sini untuk menambah teman sesama pecinta trail. Kami juga ingin memperkenalkan SHD Trail kepada semua peserta yang datang di MAT6,” ujar Pembina SHD Trail, Siyono Esos, yang juga berdinas sebagai Lurah Kota Waringin Barat, Sampit.

Menurutnya, MAT6 adalah suatu kegiatan besar para pecinta trail yang telah diorganisir dengan baik dan profesional. Pecinta trail dari Indonesia berkumpul di sini dan ada banyak sharing pengalaman dan pengetahuan di MAT6.

Camat dan Lurah Sampit Berjibaku di Malang Adventure Trail 6
Camat dan Lurah Sampit siap melibas jalur Malang Adventure Trail 6 bersama Tim SHD Trail. Foto: Yusuf Arief

SHD Trail terbentuk pada 2014. Total member yang ada hingga saat ini sebanyak 120 anggota aktif. Banyak kegiatan adventure trail yang diikuti dan diadakan oleh komunitas ini dengan mengeksplorasi keindahan alam yang dimiliki tanah borneo. Pembentukan komunitas ini juga didukung oleh Bupati Sampit, Sofian Hadi, yang namanya digunakan dalam SHD Trail.

“Sayang Bapak Bupati tidak bisa ikut di MAT6 karena kesibukan pekerjaaannya, padahal kehadirannya sudah direncanakan jauh sebelumnya.” tutur Samsudin, Camat Kota Waringin Barat, Sampit, yang juga pendiri SHD Trail kepada naikmotor.com di Balai Kota Among Tani, Batu.

Meski Bupati tidak ada dalam rombongan SHD Trail di MAT6. Komunitas ini mengaku telah mendapat arahannya, untuk memperkenalkan jalur menantang yang ada di Kota Sampit pada khususnya dan keindahan alam yang dimiliki Kalimantan Tengah pada umumunya.

“Kalimantan memilki perkebunan yang luas. Bupati sering melakukan kunjungan kerja ke wilayah yang tidak bisa dilalui mobil. Dan Bupati sering menggunakan jasa SHD Trail untuk menembus wilayah tersebut dengan menunggangi trail.” tambah Samsudin.

Rombongan SHD Trail tiba di Kota Wisata Batu sejak Kamis, (15/12/2016). Perjalanan ditempuh melalui perjalanan laut selama satu malam untuk sampai di Surabaya yang dilanjutkan melalui perjalanan darat ke Kota Wisata Batu.

“Selama 3 hari kami akan mengikuti MAT6. Kami ingin mencoba jalur menantang di Kota ini. Dan ini pertama kali  bagi SHD Trail hadir di Malang Adventure Trail.” tutup Pak Camat. (YA/ nm)

LEAVE A REPLY

*