Motoprix Sentul 2015 Seri I: Butuh Mental Baja Tarung di Jawa

0

Foto-Motoprix-Sentul_4

Sentul (naikmotor) – Seri perdana Motoprix Region Jawa telah dipentas kemarin di Sentul karting and Motorycle Circuit. Sebagai seri awal, event ini menjadi tolak ukur riset baru untuk para tim mengarungi balap 2015.

Ahmad Jayadi pemilik Daya Honda Jayadi KYT Showa FNI FDR Racing Team mengakui timnya belum maksimal di seri perdana ini meski masih disyukuri bisa mencetak poin melalui Rizaludin Sidqi di urutan ke-12.

” Seri pertama tentu menjadi tahap penyesuaian mencari settingan yang pas. Kami terus melakukan riset baik itu dari shockabsorber hingga parts mesin. Kedua pembalap kami juga masih beradaptasi dengan Honda,” ujar Jayadi. Tahun ini, Jayadi mendapat sokongan dari Federal Nittan Industries (FNI), produsen katup terbesar di Indonesia sekaligus dipercaya mengembangkan versi racing-nya.

Dari hasil evaluasinya, Sidqi masih terlihat kurang agresif memainkan irama motor sementara I Made Ketut Madiasta butuh diasah mental bertarungnya.”Ketut terlalu toleran dengan pembalap lain dengan membiarkan pembalap lain mengambil racing line-nya, dia kurang berani berduel ketika berhadapan dengan seniornya. Dia harus ‘kejam’ kalau di lintasan,” wanti Jayadi kepada pembalapnya yang asal Bali.

Artinya, tidak hanya sekadar skill pembalap dan dukungan performa mesin saja yang dibutuhkan, namun mental bertanding di region Jawa mutlak diperlukan. Ini berlaku tidak hanya untuk pembalap seeded non-Jawa saja namun juga bagi pemula yang merintis jenjang menuju kelas seeded.

“Mereka jangan kalah gertak atau sikut-sikutan di trek, namun harus berani agresif penuh perhitungan dan mempertahankan racing line-nya jangan sampai diambil pembalap lain,” tukas Jayadi.

Hal yang sama diungkapkan Rudy Hadinata, pemilik tim Yamaha Yamalube KYT TDR IRC Trijaya yang mengasuh pemula MP3 dan MP4,Awhin Sanjaya (198) asal Makassar.

”Kami menemukan talentanya di final Yamaha Cup Race tahun lalu. Dia baru kali ini turun di Motoprix region Jawa, masih butuh diasah mental bertandingnya karena kelihatan masih nervous bertarung dengan pembalap Jawa lainnya,” sebut Rudy.(Arif/nm) Foto: Arif

Foto-Motoprix-Sentul_20

 

LEAVE A REPLY

*