Jajal RC213V-S di Sirkuit Red Bull Ring Austria, Marquez Bilang Menantang

1

Marquez_test_redbull_ring_RC213VS
Marc Marquez menjajal RC213V-S di Sirkuit Red Bull Ring Austria. Foto : Honda

Spielberg (naikmotor) – Untuk pertama kali dalam 19 tahun terakhir, Sirkuit Red Bull Ring, Austria akan menjadi tempat penyelenggaraan seri ke-10 MotoGP 2016 pada 14 Agustus mendatang.

Dua pembalap Repsol Honda Marc Marquez dan Dani Pedrosa berkesempatan melibas sirkuit sepanjang 4.236 kilometer tersebut, saat menjajal motor Honda RC213V-S yang merupakan versi jalanan dari motor Honda MotoGP, (14/6/2016). Mereka juga ditemani Sandro Cortese pembalap asal Jerman.

Kesempatan kali ini merupakan yang kedua buat duo Honda, setelah datang ke Red Bull Ring pada Agustus tahun lalu. Saat pertama kali mencoba, Marquez merasakan lintasan bergelombang di beberapa titik, namun saat ini sudah lebih baik dengan aspal baru.

Sirkuit yang berada di Kota Spielberg, Austria itu memiliki layout yang cukup menantang, sebab di sana hanya ada dua tikungan ke kiri dan delapan tikungan ke kanan, yang akan membuat ban bekerja keras. Hal itu akan membuat ban terlambat panas di lap awal, pembalap harus mengantisipasi hal tersebut agar tidak mengalami masalah dalam balapan.

“Di sana ada beberapa tikungan yang menantang, seperti di (tikungan) terakhir, terlihat mudah untuk dilalui tapi sebenarnya sulit ketika berbelok di sana,” kesan Marquez setelah mencoba lintasan Red Bull Ring setelah dipugar tahun ini, seperti dikutip dari Autosport.

Pengelola sirkuit menargetkan 200 ribu tiket terjual sepanjang seri berlangsung nanti. Permintaan tiket yang cukup banyak, membuat mereka memutuskan untuk memperbesar tribun utama, dan membuat tribun baru di salah satu penjuru sirkuit.

Menanggapi permintaan tiket di Austria untuk MotoGP yang lebih banyak ketimbang Formula 1, pembalap berjuluk The Baby Alien, berpendapat MotoGP memiliki daya tarik lebih besar dan lebih sederhana. “Saya pikir penggemar menyadari mobil F1 terlihat sangat mewah, sedangkan di MotoGP pembalap-pembalap top relatif menggunakan perlengkapan yang biasa saja,” paparnya.(yudistira/nm)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

*