Persahabatan Rossi-Vinales Diprediksi Hanya 6 Bulan

0
2

Rossi_Vinales_2017
‘Rekan setim adalah orang pertama yang harus dikalahkan’ menurut Rossi. Foto: G&G Photography

Jakarta (naikmotor) – Abaikan semua bungkus pertemanan di atas semua ambisi untuk meraih yang terbaik sebagai isinya. Karena pada akhirnya, akan terlihat kesungguhan pertarungan untuk meraih posisi terbaik. Petuah inilah yang sebentar lagi menunggu Valentino Rossi dan Maverick Vinales saat berada di tim yang sama tahun depan.

Mungkin terlalu analogis, namun banyak yang mengistilahkan bahwa hubungan pertemanan di antara pembalap baru akan teruji jika mereka berada di tim yang sama. Apalagi jika pembalap tersebut memang punya mental petarung dan sama-sama ambisius.

Randy Mamola melalui obrolan terakhirnya di Motorsport, mengatakan bahwa pertemanan antara Rossi dan Vinales tinggal menghitung waktu saja. Meski Rossi bisa meraih titel juara dunai tahun ini, namun bukan berarti ambisinya tahun depan akan merosot di bawah mentalitas usianya. Sementara Vinales yang merupakan pembalap muda, pastinya juga tak ingin kalah dalam menunjukkan kualitas diri dan ambisinya untuk mengalahkan rekan setim.

Yap, bak pepatah bersambung, rekan setimmu adalah musuh utama yang harus engkau kalahkan. Hal itulah yang dipegang oleh semua pembalap di MotoGP. Rossi sendiri sudah mewanti semua pembalap, bahwa tahun ini Ia takkan pandang bulu lagi. Apalagi setelah kejadian tahun lalu, dimana Ia merasa dikerjai oleh Marc Marquez yang notabene Ia anggap sebagai fans dan teman karibnya di MotoGP.

“Siapa pun nantinya yang menggantikan posisi Jorge Lorenzo di tim ini, sama saja bagiku. Itu tidak akan mengubah pakem bahwa rekan setim adalah orang pertama yang harus dikalahkan,” begitu ungkapan Rossi ketika Lorenzo usai menandatangani kontrak dengan Ducati beberapa waktu lalu.

Mamola melanjutkan prediksinya tentang pertemanan antara Rossi dan Vinales, hanya akan berlangsung selama 6 bulan sejak pertama kali mereka berada di merek yang sama. 6 bulan pertama ini benar-benar akan dijadikan pembelajaran oleh Vinales untuk bisa beradaptasi dengan cepat ke Yamaha. Jika ini benar terjadi, maka Rossi harus benar-benar bisa tampil konsisten melawan para pembalap muda yang punya skill lebih terbarukan. (Spy/NM)

LEAVE A REPLY

*