Rossi dan Vinales Satu Tim, Yamaha Tak Kapok Pelihara Dua Petarung

0

Rossi_Vinales_yamaha_MotoGP_2017
Rossi dan Vinales yang akan memperkuat Yamaha MotoGP tahun depan. Foto: Crash Media

Jakarta (naikmotor) – Besarnya isu yang mengalir tentang Maverick Vinales segera beringsut ke tim Yamaha mulai 2017, menjadi penanda bahwa tim dengan entitas biru itu tak kapok memelihara dua petarung. Sama halnya dengan Jorge Lorenzo, Maverick Vinales bukanlah pembalap yang punya mental pembalap kedua. Sejak awal masuk ke balap ini, Ia bahkan sudah menunjukkan sifat arogan seperti di Moto3 Malaysia 2011.

Saat itu Ia menolak untuk balapan dan memboikot timnya yang tak memberikan motor kompetitif. Meski sempat meminta maaf dan akhirnya ikut balapan di seri selanjutnya. Sekarang mentalnya memang sudah mulai dewasa. Tapi sifat petarungnya masih melekat kuat.

Rumor kepindahannya ke tim Yamaha pun dinilai sebagian orang sebagai langkah yang tepat. Selain bisa membuka peluangnya untuk menjadi juara dunia lebih cepat, Ia juga berkesempatan menjadi rekan setim pembalap idola Valentino Rossi.

Tapi satu hal yang cukup mengganjal, adalah komitmen Yamaha untuk memelihara dua petarung. Mereka terkesan tak kapok dengan perseteruan antar pembalap. Hal ini juga sangat mungkin terjadi antara Vinales dan Rossi nantinya, apalagi jika sama-sama merasa di atas angin. Mundur atau mengalah buat rekan setim, bukanlah slogan yang mereka berdua anut.

Lalu apa yang harusnya dilakukan oleh tim besar asal Jepang itu? tidak lain adalah perkuat di kesepakatan kontrak untuk pembalap barunya. Lantaran identiknya Yamaha dengan Valentino Rossi sudah cukup kuat dan tak mungkin diganggu gugat. Rossi sudah menjadi bagian dari Yamaha bukan hanya dari sisi kegiatan balap, namun juga sebagai duta produk jualan Yamaha.

Dengan mendompleng Rossi sebagai ikonnya, agak sulit bagi pembalap baru untuk mengambil posisi yang lebih penting dari nama seorang Valentiino Rossi. Meski sponsor besarnya berasal dari Spanyol, namun urusan rating pembalap kawakan itu selalu jadi omongan. Kalau tak percaya, buktinya Yamaha rela melepas Jorge Lorenzo yang notabene punya konsistensi tinggi.(Spy/NM)

LEAVE A REPLY

*