Menunggu Gebrakan Suryanation Motorland 2016 di 5 Kota

0

Road-to-Suryanation-Motorland-2016-Lampung_12
Kemeriahan Road to Suryanation Motorland 2016 di Lampung, Sabtu (14/5/2016). Foto: Afid

Bandar Lampung (naikmotor) – Suryanation Motorland 2016 kini memiliki konsep yang berbeda dengan tahun sebelumnya untuk memadukan bikers rendezvous  dan kontes kustom sekaligus. 5 Kota yang akan disambangi event bertema Show Your Pride itu yakni, Medan, Palembang, Semarang, Makassar dan puncak acara (Big Bang) di Malang.

Yudistira Sasangka selaku Brand Manager Surya PT Gudang Garam Tbk, saat konferensi pers Road to Suryanation Motorland 2016 di Bandar Lampung, (14/5/2016) mengatakan.”Rangkaian acara Suryanation Motorland 2016 akan diumumkan pertengahan Juli setelah Lebaran Idul Fitri. Demikian juga dengan hal-hal mengenai ketentuan kontes kustom dan hadiahnya. Pokoknya tunggu saja, akan banyak kejutan,” jelas Yudistira.

Sekadar informasi awal, tiap pemenang pertama kontes modifikasi di tiap kota, akan dihadirkan pada rangkaian acara Big Bang di Malang yang berlangsung selama dua hari, sedangkan di kota-kota sebelumnya hanya satu hari,” ujarnya.

Road-to-Suryanation-Motorland-2016-Lampung_10

Menyoal kontes custom bike, Yudis menambahkan bahwa tahun ini memiliki komposisi juri yang berbeda  yakni  Lulut Wahyudi  (Retro Classic Cycles), Dony Ariyanto (Studio Motor)   dan Tommy Dwi Djatmiko dari (Mastom Custom) .

Melihat kiprah ketiganya,tentu Suryanation Motorland 2016 akan menghadirkan sesuatu yang berbeda termasuk saat sosialisasi acara melalui rangkaian tiga kota yakni Lampung (14 Mei 2016), Surabaya (21 Mei 2016) dan Bandung (28 Mei 2016). Ketiga juri tersebut akan memberikan tips dan trik soal dunia custom dari berbagai sudut pandang berbeda.

Lulut Wahyudi dari Retro Classic Cycles Yogyakarta dikenal sebagai builder yang telah ‘go international’ dan beberapa kali karyanya menyabet menyabet penghargaan dalam kontes motor custom internasional. Lulut juga langganan menjadi juri di ajang kontes custom di level nasional dan juga internasional.

Road-to-Suryanation-Motorland-2016-Lampung_5

Sementara Mastom, yang lebih suka disebut Automotive Art Worker selain kesehariannya bergelut dengan restorasi motor, juga mendalami martial arts Shorinji Kempo, salah satu dari seni bela diri yang berasal dari Jepang dan juga piawai membetot bass.

Dan Donny Aryanto, builder dari Studio Motor sukses mengangkat berbagai style motor custom hingga bisa diapresiasi oleh media internasional.

Menurut Mastom, kontes tidak hanya showoff sebuah karya, tetapi juga bisa mengangkat karya anak bangsa berbakat di daerah.” “Sekadar bocoran kriteria penilaian akan ditekankan pada inovasi kustom dan kerapihan, serta karya harus layak jalan. Tetapi yang terpenting adalah karya itu haruslah memiliki nilai seni dan soul,” tutup Mastom.

“Suryanation Motorland bisa membuat builder daerah tak lagi minder,” terang Dony Ariyanto.

“Kustom Indonesia sudah saatnya selalu diangkat dengan event yang bisa memberi ruang untuk sharing dan berkembang hingga tingkat global,” sambung Yayack mewakili Lulut Wahyudi dari Retro Classic Cycles dari Yogyakarta.(Afid/nm)

Road-to-Suryanation-Motorland-2016-Lampung_6

LEAVE A REPLY

*