Membedah Jeroan Teknologi Mesin Honda Sonic 150R dan CB150R

0

Training_DAM
DAM mengadakan training teknik mesin New Honda Sonic 150R dan All Ne Honda CB150R untuk jurnalis di Bandung, Selasa (26/4/2016). Foto:Afid

Bandung (naikmotor) – Teknologi mesin New Honda Sonic 150R dan All Ne Honda CB150R nyaris sama, hanya berbeda dalam mapping manajemennya. Seperti apa jeroan teknologi mesinnya? PT Daya Adicipta Motora membeberkan teknologinya di hadapan jurnalis di Gedung Daya Learning Center PT DAM Bandung, Selasa (26/4/2016).

Karena mesin memiliki silinder nyaris square dengan bore 57,3mm x stroke 57,8mm, DOHC 4-Valve kapasitas 149,16 cc. Rasio kompresi 11,3:1, sehingga setidaknya sudah menggunakan bensin Pertalite. Selain itu, Honda pun menggunakan teknologi andalan Programmed Fuel Injection (PGM-FI), berpendinginan cairan, dan emisi yang memenuhi standar Euro3.

Pada Sonic mesin menghasilkan 16 daya kuda @ 9.000 rpm dan torsi 13,5 Nm pada 6.500 rpm. Pada CB150R tenaga 16,9 daya kuda dan torsi 13,8 Nm @ 7.000 rpm.

All-New-Honda-CB150R_New-Sonic-150R-Launching-AHM_2

Pada bagian intake, injektor PGM-FI diletakkan di belakang throttle body dan mengarah ke katup intake. Campuran udara dan bahan bakar diatur sedemikian rupa saat memasuki ruang bakar agar berturbulensi, dan mengarah ke titik api busi. Sehingga diharapkan pembakaran akan lebih sempurna. Busi pun dengan lapisan nickel dengan usia pakai 2 tahun agar api yang dihasilkan besar. Sementara manifold exhaust berukuran pendek. Selain itu pada knalpot terdapat sensor Oksigen yang akan mengumpan komputer agar menginjeksikan bensin agar campuran bahan bakar dan udara menjadi ideal, dan efisien.

Konstruksi lainnya menunjukkan sudut klep sempit, agar tak terjadi overlap pada putaran tertentu, atau tak terjadi benturan antar klep dan piston. Selain itu, aliran campuran udara dan bahan bakar akan lebih cepat menuju silinder.

Honda-New-Sonic-150R-Launching-AHM_1
Bagian mekanis transmisi New Honda Sonic 150R

Sementara desain mekanikal lainnya telah diperhitungkan agar minim gesekan dengan silinder offset, spiny silinder, rocker arm dengan roller, silent cam chain yang dilapisi dengan vanadium, dinding piston dilapisi molybdenum yang licin dan berkontur kulit jeruk untuk menahan pelumas. Kelistrikan pun kini sudah full DC, dengan magnet dibuat ringan, dan inti sudah elektromagnetik sehingga arus listrik yang dihasilkan lebih besar, yang pada model lama harus diinduksi dulu.

“ Pada mesin terdapat balanced uniaxial pengurang getaran dengan pergerakan berlawanan dengan putaran komponen mesin, dan gir primer tipe helikal agar tautan lebih tepat, serta crank bush tahan getaran,” sebut Nanang Sutiha, dari technical training PT Daya Adicipta Motora yang sudah mengabdi 21 tahun di urusan teknik.

Posisi mesin pun kini dengan kemiringan 40 derajat ke depan, untuk aliran sirkulasi udara lebih cepat. Dan pada sistem pendinginan, sudah ada katup termostat, yang akan mulai bekerja membuka saat temperatur ideal barulah air disalurkan ke radiator.

Honda-New-Sonic-150R-Launching-AHM
Bagian katup mesin New Honda Sonic 150R

Pamungkas, agar gas buang hasil kerja mesin efisien menjadi ramah lingkungan pada knalpot terdapat konverter katalitik 3-way untuk menyaring CO, HC dan NOx. Emisi pun kini telah memenuhi standar Euro3.

Lerri Gunawan, General Manager Sales, Marketing & Logistik DAM mengatakan, “DAM ingin mengajak jurnalis untuk berbagi keunggulan teknologi sepeda motor Honda, khususnya tipe New Honda Sonic 150R dan All New Honda CB150R yang baru diluncurkan beberapa bulan lalu. Sharing knowledge dipandu trainer-trainer terbaik yang dimiliki DAM yang telah menghasilkan mekanik-mekanik AHASS berkualitas dan juara Kontes Mekanik Nasional.” (Afid/nm)

LEAVE A REPLY

*