Ayatussypa, Harapan Pembalap Berjilbab di Hari Kartini

0

Ayatussypa_1
Ayatussypa, pembalap wanita asal Pandeglang. Foto: Dok. Pribadi

Jakarta(naikmotor) – Dunia balap saat ini tak hanya milik para pria. Wanita-wanita muda mulai ambil bagian di olahraga yang terbilang ekstrem itu. Salah satunya Ayatussypa yang turun di ajang road race.

Gadis kelahiran 13 Maret 1998 itu sudah setahun bergelut di lintasan balap. Beberapa trophy sudah ia koleksi. Mengawali debutnya, ia meraih peringkat kelima di ajang Matic Race di Banten. Performanya terus meruncing, di D event, dua kali menjadi runner up. Yang terbaru, ia meraih juara pertama di Bodisa Matic Race yang berlangsung Minggu (10/4/2016) di Sirkuit Karting Sentul, Bogor.

Anak bungsu dari empat bersaudara itu mengaku dikenalkan balap oleh kawannya. “Awalnya aku cuma ingin coba (balapan), jadi keterusan karena seru. Takut sih pas mau coba, tapu aku berlatih, gaboleh ada rasa takut. Orang tua ga melarang, malah kasih support,” cerita Sipa panggilan akrabnya pada tim Naikmotor.com.

Ayatussypa

Saat ini wanita asal Pandeglang, Banten baru saja menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA). Dunia balap, baginya merupakan hobi yang dijadikan pekerjaan.

“Pendidikan hal yang utama buat saya, saya ingin kuliah lalu kerja. Balapan sebagai sampingan. Balap juga harus punya penididkan,” ungkapnya. Setelah lulus nanti, ia ingin meneruskan pendidikan untuk menjadi guru olahraga. Sipa juga hobi bermain basket, dan ia beberapa kali raih prestasi bersama timnya.

Meski tidak menjadikan balap sebagi prioritas di karirnya, ia tetap ingin punya prestasi mentereng. Wanita penggemar olahraga ekstrem, seperti panjat tebing itu ingin bisa menapaki persaingan balap di Asia.

Bertepatan dengan Hari Kartini, Gadis berjilbab itu berharap, wanita di Indonesia bisa terus berprestasi. “Semoga wanita Indonesia bisa lebih baik lagi, menjadi wanita yang semestinya, lebih dihargai dan dimengerti oleh para lelaki,” harapnya. (Yudistira/nm).

Ayatussypa_2

LEAVE A REPLY

*