Cerita Pemuda Lereng Merapi Harumkan Indonesia via Freestyle

0
63

Wawan_Tembong_BIMS_2016
Wawan Tembong berhasil ukir prestasi menjadi juara pada Motor Show Motor Stunt Grand Prix 2016 di Bangkok. Foto: TDR

Bangkok (naikmotor) – Untuk kedua kalinya, Wawan Tembong menjajal kompetisi stuntrider di Thailand. Setelah prestasi gemilang di Burapa Stunt Battle 2016 di bulan Februari lalu dengan menang di 2 kategori, Freestyle Pro dan Longest Stoppie.

Maka kali ini Wawan menjajal atmosfir berbeda di Motor Show Motor Stunt Grand Prix 2016 yang digelar sebagai rangkaian acara Bangkok Motor Show 2016 di Impact, Maung Thong Thani, Bangkok, Thailand pada 1 April 2016.

Bersama TDR, Wawan berangkat ke Thailand dengan persiapan lebih matang dari sebelumnya untuk menghindarkan kendala teknis sebelum bertanding. Kali ini menjajal Yamaha R3 milik Thai Yamaha yang tentunya digabungkan dengan beberapa komponen andalan dari TDR seperti handlebar, brake pad, kampas kopling, gas spontan, cakram, handgrip dan rantai yang dibawa dari tanah air.

Tentu Yamaha R3 standar perlu dimodifikasi lagi agar layak menjadi motor stuntrider andal dengan proses ubahan dilakukan di kantor TDR Thailand di Bangplee, Samutprakan. Berkat persiapan awal yang matang maka hanya butuh waktu pengerjaan 3 jam saja.
Ubahan meliputi item seperti setang jepit berubah jadi setang lebar ala motocross, tangki bawaan R3 diganti tangki Yamaha MT25 custom, penambahan rem cakram ekstra di roda belakang sampai sproket berukuran raksasa.

Keesokan harinya berlanjut dengan sesi latihan di Impact, Maung Thong Thani, Wawan menjajal hal baru dibandingkan kompetisi sebelumnya di Pattaya. Pemuda asal lereng Gunung Merapi di Boyolali untuk pertama kalinya mencicipi lintasan dari beton di dalam gedung atau indoor yang sedikit licin dibanding aspal biasa.

“Ini jelas pengalaman berbeda karena lintasan beton yang sedikit licin jadi perlu adaptasi lagi karena feeling kontrol sama sekali berbeda dibanding aspal,” kata Wawan yang memakai helm TDR Stealth warna kuning neon yang jadi ciri khas Wawan saat lomba.

Wawan_Tembong_BIMS_2016_Piala

Selanjutnya setelan motor pun perlu diatur terutama mengurangi tekanan angin ban untuk mendapatkan traksi lebih banyak. Alhasil Wawan pun sukses melakukan semua trik wajib stuntrider seperti stoppie, wheelie, drifting, no hand wheelie dan lain sebagainya. Rasa percaya diri pemuda 26 tahun pun meningkat setelah menguasai karakter lapangan beton sehingga Wawan bisa tenang saat kompetisi dimulai dari Stoppie Competition dengan hasil sempurna mengalahkan peserta lain dan diganjar posisi pertama.

Berlanjut di hari Jumat malam saat Freestyle Big Bike digelar sebagai duel pamungkas, dominasi Wawan terbukti dengan semua trik dasar dan kombinasi dilakukan dengan mulus tanpa kesalahan. Sehingga membuat ketiga juri di Motor Show Motor Stunt Grand Prix 2016 memberikan nilai mendekati maksimal yaitu 9.5, 10 dan 9.5 atau 29 poin dari angka tertinggi 30 poin menggungguli peserta dari Thailand dan Belgia.

“Terima kasih sebesar-besarnya atas semua pihak yang mendukung keberhasilan ini terutama buat TDR yang dukungan penuhnya sejak berangkat, persiapan sampai selesainya lomba,” girang Wawan. Aksi pemuda ramah ini sukses mendapatkan applaus pengunjung kompetisi stuntrider di Bangkok Motor Show 2016. Terbukti dengan banyaknya ajakan selfie oleh warga Bangkok saat Wawan berada di pinggir lintasan. (Rls/nm)

Hasil Motor Show Motor Stunt Grand Prix 2016
Stoppie Competition
Pos    Nama                Tim        Negara
1.    Wawan Tembong        Team TDR     Indonesia
2.    Tanapat Arthitsuko            Thailand
3.    Tanapol Supsard        Team TMD    Thailand
Freestyle Big Bike
Pos    Nama                Tim        Negara        Poin
1.    Wawan Tembong        Team TDR    Indonesia        29/30
2.    Tanapol Supsard        Team TMD    Thailand        25,5/30
3.    Mauro                Team BGF    Belgium        21/30

LEAVE A REPLY

*