Melahap Lumpur Sentul dengan Motor ‘Siluman’ Zero FX

0
Test_ride_offroad_Zero_FX_4
Motor listrik Zero FX saat menerjang lumpur di acara Enduro Day Ahooy Geboy (9/3/2016) lalu. Foto: Bayu N.

Bogor (naikmotor) – Bersamaan dengan gelaran Enduro Day besutan komunitas Ahooy Geboy di Bukit Hambalang Sentul (9/3/2016) lalu, terselip Zero FX, motor listrik bergaya offroad yang digeber Mohammad Riza Fahlevi dari Garansindo Technologies di antara offroader lain.

Motor tanpa suara itu ibarat siluman yang mampu melibas berbagai tantangan baik saat menanjak maupun melahap kubangan lumpur yang mendominasi trek sepanjang 40km. Tanpa ada kick starter, kopling dan shifter sangat mudah bagi offroader pemula untuk melewati berbagai rintangan.

Motor berbobot isi 174kg tersebut ternyata enteng diajak mendaki saat pertama masuk offroad, berbeda dengan motor trail pada umumnya yang harus bersiap melakukan ancang-ancang sebelumnya.

Begitu juga saat menghadapi trek kubangan lumpur yang mengadang.” Namun buka throttle harus lebih smooth untuk menghindari gejala roda spin karena over power. Di trek lumpur dan tanjakan ekstrem menggunakan mode Custom, yakni tenaga dan torsi maksimum. Kalau jalanan tanah offroad biasa cukup menggunakan mode Eco,” sebut Riza.

Penasaran dengan performanya, kami pun penasaran menjajalnya di lintasan offroad mulai dari tanah liat hingga kubangan lumpur yang dalam. Ternyata Zero FX memang memiliki kemampuan offroad yang baik. Handlingnya stabil tidak terasa motor berbobot berat dan tentu saja mampu melepaskan jeratan tanah dengan enteng.

Enduro-Day-Ahooy-Geboy-Sentul_17

Bukan soal tenaganya, namun suspensi nya pun memiliki kinerja redaman mumpuni saat diarahkan ke trek berbatu. Namun, bantingan shockabsorber belakang masih terasa sangat lembut, butuh sedikit setup untuk membuat handling lebih nyaman.

Satu hal lagi, ketakutan soal motor listrik saat terkena air mengalami korsleting ternyata tidak sama sekali. Malah, Zero FX harus merasakan menyelam di kubangan yang dalam nyaris menutupi mesin. Hanya temperatur sempat naik hingga 65 serajat karena sirip pendingin tertutup lumpur tebal.

“ Kalau di jalanan offroad biasa temperatur sekitar 32-45 derajat celcius. Konsumsi listrik saat digunakan di jalanan full offroad sepanjang 40km tersisa 50%,” ungkap Riza yang ikut jatuh bangun melanjukannya. Oiya, saat dicuci dengan steam bertekanan tinggi usai acara, Zero FX juga tidak mengalami masalah kelistrikan.

Soal kemampuan offroad Zero FX tidak perlu diragukan lagi. Di ajang Enduropale Perancis, salah satu balapan enduro terganas di dunia pada Februari 2015 lalu, Zero FX yang dipacu Marc Chocoirs berhasil menyelesaikan balapannya di antara 1068 peserta yang dilepas bersamaan.

Enduropale le Touquest adalah salah satu balapan terganas di bumi ini.Konsepnya adalah balap ketahanan enduro di pasir pantai Perancis yang diikuti 1068 starter yang dilepas bersamaan selama tiga jam non-stop.

Test_ride_offroad_Zero_FX_5

Dilepas bersamaan di pinggir pantai dengan ribuan starter yang lain mengitari sekira 20 km trek pasir bervariasi berbagai handicap layaknya trek offroad, menjadikan Enduropale sebagai balapan enduro spektakuer.

“Ada beberapa hal yang berbeda dibandingkan dengan sepeda motor konvensional di antaranya pusat gravitasi yang cukup tinggi, tidak ada kopling, tidak ada gigi tetapi akhirnya Anda terbiasa,” ujar Marc yang didukung tim akademik dan pemerintah lokal di sana. (Arif/nm)

Catatan dari aktivitas offroad Zero FX
Konsumsi Battery :
Jalan off road : (Full) 100%- (sisa) 45%, Temperatur 32-45 derajat celcius
Jalan off road :  kurang lebih 20 KM 45%-0% . Temperatur s/d 65 derajat celcius (karena sirip pendingin tertutup lumpur tebal)

Akselerasi :
Off road : buka throttle harus lebih smooth menghindari roda over rev/spin. Mode : menggunakan eco, kecuali untuk kubangan lumpur dan tanjakan ekstrim menggunakan custom (Max Power, Max Torque)
On road : cukup menggunakan mode Eco sudah lebih dari cukup.

Handling :
Off road : relatif tidak sulit, cukup mudah dikendalikan.
On road : ban off road tidak maksimal di jalan raya. Akan tetapi handling masih relatif mudah.

Pengereman :
Off road maupun on road : tidak ada penurunan kualitas pengereman.

Suspensi :
Depan  : handling mudah, melewati jalan tidak rata tidak mudah pegal di tangan, lengan dan bahu.
Belakang : sedikit lebih soft

Others :
Kelistrikan tidak ada masalah walaupun harus terendam lumpur, serta ketika di cuci dengan tekanan tinggi ketika selesai acara.
Tanpa ada kick starter dan, kopling dan shifter sangat mudah bagi off roader pemula melewati berbagai rintangan.

Test_ride_offroad_Zero_FX_2

LEAVE A REPLY