Mencetak Sejarah, Target Bien Racing di ARRC 2016

0
Bien-Racing-Tim-Privateer-ARRC-2016_1
Ketiga pembalap Bien Racing 2016, Aditya Anugerah, Isyam Satrio dan Wahyu Anugerah mendapat bimbingan dari Rey Ratukore, instruktur Racing School Rey 222. Foto:Bayu

Bogor (naikmotor) – Setelah memutuskan menjadi tim privateer, Bien Racing langsung mengambil langkah tinggi dengan mengarahkan targetnya ke panggung balap Asia.Traing Camp Bien Racing bekerjasama dengan Racing School Rey 222 adalah di antara program yang disiapkan.

Ketiga pembalap Bien Racing di 2016 adalah Aditya Anugerah (16 tahun), pembalap seeded debutan dari Padang akan diposisikan balap Motoprix dan ARRC kelas Underbone 130cc. Kemudian Wahyu Nugraha (15 tahun) asal Jambi mengisi kelas Pemula Motoprix, serta Isyam Satrio (18 tahun) diproyeksikan ikut kelas Asia Production (AP 250)

Untuk menyiapkan mereka menapak musim balap 2016, H. R. Budi Bulkaeni selaku owner Bien Racing mengawalinya dengan membuka Training Camp yang mendaulat Rey Ratukore sebagai instruktur yang khusus melatih ketiganya.

Kelas yang akan diikuti Bien Racing di tahun ini adalah ARRC, IRRC (wild card) dan MotoPrix di region 2. Formasi baru diperkuat dengan bergabungnya Bien Racing dengan TJM Racing Team (Ade Taruna) sebagai tim senior yang akan mengawal mereka mengikuti ARRC 2016 serta Ikhsanul Hakim (Sanul) sebagai chief mechanic untuk mampu bersaing dengan tim factory.

“Rey akan memberikan materi soal manner, communication, menthal & physic, riding skill dengan pengalaman yang Ia miliki untuk ketiganya. Tidak hanya buat mereka bertiga, namun sekolah balap ini juga menampung siswa dari luar. Sudah ada dari Bogor yang mau ikut,” papar Haji Bien, panggilan akrab pemilik Bien Racing.

Bien-Racing-Tim-Privateer-ARRC-2016_2

Mencetak sejarah, target Bien Racing di ARRC 2016 melalui Aditya Anugerah di kelas Underbone 130cc. “ Tahun ini katanya tahun terakhir kelas Underbone 130cc sebelum ganti ke 150cc hal ini yang ingin kami capai targetnya dengan mencetak sejarah menjadi juara Asia. Kami punya performa motor juara, kini ridernya yang akan digembleng intensif oleh Rey Ratukore. Namun, bila tidak berbenturan jadwalnya dengan ARRC, Adit akan tetap main Motoprix. Oiya, jangan lupa, kami juga terus mengembangkan mesin injeksi loh dari tahun lalu, “beber Haji Bien.

Sedangkan Isyam Satrio yang akan membalap di kelas AP250 akan dititipkan di TJM Racing yang telah berpengalaman di balapan Asia. Isyam terus menunjukan perkembangan menggembirakan dalam sesi latihan menggunakan R25 di Sirkuit Sentul Karting dalam setiap lapnya hingga menyentuh waktu 58 detik.”Sayang Ia masih terlalu bernafsu hingga akhirnya terjatuh dan mengalami cedera,” sebut Haji Bien. Isyam ditargetkan bisa masuk 10 besar di kelas Asia Production 250 di ARRC 2016.

Sementara Aditya Anugerah mengungkapkan tidak menyangka cita-citanya balapan di Asia akan terealisasi di Bien Racing tahun ini.” Kalau bicara kesiapan, tentu saja saya siap karena ini salah satu impian sejak menjadi pembalap. Saya akan memanfaatkan kesempatan ini dengan berlatih keras,” sebutnya di acara syukuran Training Camp Bien Racing dan Racing School Rey 222, Rabu (20/1/2016) di Cibinong, Bogor. (Arif/nm)

Bien-Racing-Tim-Privateer-ARRC-2016

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here