MotoGP 2016: Tim Yamaha Tech3 Optimis dengan Motor M1 Eks Juara Dunia

0

Espargaro-Lead-Valencia-test
Pol Espargaro saat mengikuti tes di Valencia. Tim Yamaha Tech3 mengarungi musim MotoGP 2016 dengan menggunakan motr YZR-M1 spesifikasi pabrikan. Foto: Tech3

Jakarta (naikmotor) – Tim Yamaha Tech3 mendapatkan motor Yamaha YZR-M1 dari tim pabrikan. Motor tersebut merupakan motor yang digunakan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di GP Valencia 2015.

“Tanpa banyak merahasiakan apa yang tidak diinginkan Yamaha, saya dapat mengatakan bahwa kami akan mendapatkan lebih kurang spesifikasi final dari mesin (yang digunakan) Vale dan Jorge di Valencia. Mengenai mesin, kami sangat dekat dengan setingan motor pabrikan. Hal tersebut dapat terlihat pada top speed,” kata bos Yamaha Tech3 Herve Poncharal soal performa mesin motor Yamaha Tech 3.

Perbedaan M1 milik tim pabrikan dan tim Yamaha Tech3 terletak pada penggunaan teknologi transmisi seamless. “Ini akan menjadi pembeda di area mesin. Kami akan melanjutkan penggunaan gear upshifting seamless. Sementara Jorge dan Vale menggunakan upshifting dan downshifting seamless,” kata Herve. Pengunaan transmisi seamless membuat akselerasi motor terjaga saat menaikan dan menurunkan gear transmisi.

“Tidak ada perbedaan yang besar antara motor Yamaha 2015 dan 2016 pada sasis, mengingat kualitas dari pembalap tim pabrikan musim lalu. Saya tidak berpikir kalau pembalap menginginkan perubahan. Anda menginginkan perkembangan yang teratur. Ingat, tim MotoGP tidak mengembangkan motor, itu adalah tugas perusahaan,” sebut Herve.

Menurut Herve, tanggung jawabnya sebagai tim adalah untuk membuat pembalap beradaptasi dengan motor mengikuti berat, ukuran dan cara berkendara. Dalam balapan, motor harus pas dengan kondisi (cuaca). Basah, kering, campuran (basah lalu kering atau sebaliknya), dingin, panas, atau berangin – untuk penyetelan motor. “ Kami membayar mekanik. Dengan perusahaan penyedia ban yang baru, pekerjaan tetap sama, yaitu menyesuaikan segalanya,” beber Herve pada media.

Pada musim 2016, pembalap satelit dipastikan akan berupaya untuk tampil maksimal guna mendapatkan tempat di tim pabrikan. Di tim Yamaha, kontrak Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo akan berakhir di akhir musim 2016.

Hal tersebut membuka kesempatan untuk Bradley Smith dan Pol Espargaro untuk masuk ke skuad tim pabrikan menggantikan Vale atau Jorge. Di musim 2015 kemarin, Bradley Smith finish di posisi keenam dan menjadi pembalap kedua setelah Valentino Rossi yang berhasil mencatatkan rekor selalu finis di 18 seri MotoGP 2015. Sementara itu, Pol espargaro finis di klasemen kesembilan. (Yudistira/NM)

LEAVE A REPLY

*