Mengorek Isi Kantong Mario Iroth Wheel Story 3

0

Wheel-Story-3-Mario-Iroth-Michelin
Mario Iroth Wheel Story 3 dan Sales Director 2Wheels Product Line PT Michelin Indonesia, Bayu Surya berbincang di acara media gathering, Jumat (11/12/2015). Foto: Arif

Jakarta (naikmotor) – Mario Iroth dan Lilis Handayani telah menyelesaikan misi budaya dan solidaritas melalui Wheels Story 3 dari Bandung ke Paris selama 184 hari menempuh jarak 24.860 km yang turut didukung ban Michelin Pilot Road 4.

Memacu motor selama enam bulan tentu membutuhkan perbekalan yang lengkap apalagi sambil mengusung eksplorasi budaya dan wisata ke 16 negara yang dilalaui. “ Sesuai pesan Pak Ridwal Kamil pada saat pelepasan, bahwa Wheel Story 3 menjadi kampanye untuk mempromosikan Indonesia termasuk mendukung masyarakat korban gempa di Nepal,” sebut Mario Iroth di Jakarta, Jumat (11/12/2015).

Dengan beban sekitar 250 kg di motor Benelli pacuannya, Mario Iroth membekali dirinya dengan berbagai perlengkapan selayaknya petualang bermotor. Dengan menghabiskan bahan bakar sekitar 1.000 liter, pria yang juga seorang backpaker sangat ‘well prepared’ menyambut Wheel Story 3 tersebut.

“Di kantong saya membawa tenda lipat dan matras termasuk dua sleeping bag, kemudian photo equipment lengkap dengan kamera action lalu ada alat mandi dan pakaian. Sementara di side box tools kit motor serta cadangan kampas rem, laher dan tali kopling, kompresor elektronik. Dan di tank bag tempat menaruh carnet dan dokumen perjalanan. Lilis juga menggunakan backpack untuk menyimpan laptop,” sebutnya.

Soal perjalanan, Mario mengaku selama menempuh rute di kawasan Asia seperti India dan Nepal adalah di antara perjalanan terberat yang harus dilakoninya dengan kondisi jalan tanah, berlubang dan juga lumpur.

“Saya dan Lilis merasa perjalanan kami melintasi 2 benua sangat ditunjang oleh performa dan teknologi radial dari ban Michelin Pilot Road 4. Kami merasa lebih percaya diri karena Michelin memiliki fokus dan pengalaman yang panjang dalam mengedepankan faktor keselamatan dan kenyamanan setiap pengendaranya”, kata Mario.

Sementara Sales Director 2Wheels Product Line PT Michelin Indonesia, Bayu Surya mengatakaan, “Michelin bangga dan bersyukur dapat menjadi bagian dari sebuah perjalanan yang memiliki misi budaya dan solidaritas seperti Wheel Story 3. Kami sangat senang Wheel Story ikut menjadi saksi ketangguhan dari performa ban Michelin Pilot Road 4, yang selalu menempatkan aspek safety sebagai landasan utama”.

Dalam kesempatan yang sama, Mario juga menjelaskan bahwa dia lebih memahami keunggulan pola ban terbalik yang dimiliki Michelin setelah mengendarainya. Ban depan yang memiliki fungsi untuk grip dan handling serta ban belakang yang memaksimalkan kestabilan kendaraan bisa menjawab tantangan ketika dia melewati negara seperti India dan Austria yang memiliki curah hujan tinggi.

Sementara Bayu Surya menambahkan, menjelang MotoGP 2016, Michelin sebagai pemasok ban tunggal akan menyiapkan program dengan tetap mengusung kampanye safety di Indonesia.” Dengan diperkenalkannya ring 17” di MotoGP, kami akan membawa teknologi tersebut ke jalan raya. Tunggu saja nanti,” sebutnya. (Arif/nm)

LEAVE A REPLY

*