Motor Custom Kreidler 1970 50cc 2-Tak: Kalahkan Big Bore Milwaukee

1

Motor-Custom--kreidler-Chopper_lead
Motor Kreidler 50cc 2 -Tak 1070 di tangan Danny Schramm dari SchrammWerk GmbH Jerman menjadi sosok yang menakutkan dengan mengalahkan motor-motor custom dari Milwaukee di Hamburg Harley Days 2015. Foto: bikeexif

Hamburg (naikmotor) – Pada 1970, anak muda Eropa saat itu mempunyai sepeda motor impian masing-masing. Di Inggris ada moped produk Yamaha, FS1-E, misalnya. Di Perancis lain lagi, pemuda di sana menggemari Mobylettes. Sementara di Jerman ada 3 merek dominan: Zündapp, Hercules dan Kreidler.

Pada masa mudanya Danny Schramm dan kawan-kawannya, memiliki andalan untuk adu gengsi dengan pesaing desa tetangganya, yakni Kreidler Florett 2-Tak. “Dengan rompi denim, motor ditempeli spion besar, dan knalpot bising,” kenang Danny. “Ditambah sedikit korekan maka kita bisa lebih kencang dari motor pesaing tetangga desa, dan merebut perhatian”.

Kini Danny telah menjadi sosok builder yang disegani di Jerman dan memiliki rumah modifikasi SchrammWerk GmbH. Ketika bertemu dengan kawan lamanya saat pameran custom di Abu Dhabi, ia tergerak untuk membangkitkan kenangan bersama sepeda motor 50cc-nya itu dengan membangunnya. Dan Kreidstler Project pun dimulai, dan melibatkan banyak teman Danny dan industri alat berat Jerman baik hanya bantuan saran ataupun komponen.

Danny mulai melakukan pemotongan membongkar motor lamanya. Dan selama tiga bulan kemudian dibanjiri kiriman komponen. Mulai dari girder fork BSA 1932 dari Uwe Ehinger hingga pelek besar 23 inci produk TTS Motorcycles. Tentu saja komponen-komponen itu tidak pas, maka proyek pun berlanjut.

Mesin pun tak luput dari ubahan, dan dioverhaul di Sven Naber of NHPower serta karburator pun diganti. Itu pun berimbas pergantian kopling dengan produk Naber agar bisa menangani tenaganya yang makin besar.

Beralih ke sistem buang yang kini dibantu oleh Mario dari Chopper Kulture yang merancang knalpot sistem sinus dengan 6 corong kecil pada outlet. Mario juga yang menyumbang lampu utama kecil dengan aksen kayu lapis pada batoknya agar berkesan klasik. Dari Kuwait pun datang batang kemudi dan pijakan kaki sementara dari Selandia Baru nangkring komponen lainnya, seperti dikutip dari bikeexif.com.

Kembali ke dukungan dari kampung halaman, untuk pengecatan Danny dibantu oleh Ingo Kruse dan soal kelistrikan bantuan datang dari Müller Motorcycle termasuk ECU custom dan perkabelan.

Akhirnya proyek Kreidstler pun meraup nilai tertinggi saat Hamburg Harley Days, sebagai the Best in Show. Padahal moped itu dikeroyok puluhan mesin big bore dan big budget dari Milwaukee. (Afid/nm)

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

*