Vespa 946 Bellissima Taklukan Bromo

0

MALANG – Kutu Bellissima menjadi impian para penggemar Vespa. Skuter terbaru bernama Vespa 946 Bellissima ini hadir meramaikan Touring Perdana Kutu Vespa, yang berlangsung 7-11 November 2014.

Septian Rintiarno, pemilik skuter termahal di kelas 150cc ini menceritakan pengalamannya saat berkendara yang menempuh jarak 1100 km. Beragam medan yang dilalui menjadi tantangan seru bersama Kutu Bellissima.

“Designnya futuristik tanpa menghilangkan khas vespa di bagian buritan yang bahenol.” papar pria berusia 29 tahun ini.

Mesin SOHC 150cc, 4tak silinder tunggal dengan konventer plus system pengkabutan bahan bakar injeksi P.I (Port Injected) yang disematkannya, terasa sangat halus saat melaju hingga kecepatan 110 km/jam.

“Mesin sangat lembut, namun sayang tidak bisa menambah kecepatannya mungkin karena speed limiternya.” aku Septian.

Padahal jalan utama Selatan Madura yang didominasi trek lurus, halus dan sepi itu sangat memungkinkan untuk bisa menambah kecepatan. Sayang posisi tangan yang terlalu ke bawah saat mengemudi ditambah kerasnya jok mengurangi kenyamanan berkendara.

Namun ketidaknyamanan itu sirna saat Kutu Bellissima yang dipacunya melibas jalur berliku menuju lautan pasir Bromo. Tikungan tajam, menanjak dan menurun yang dilalui mampu dilahap dengan mudah.

“Di tikungan sangat stabil, sama sekali tidak khawatir saat merebah,” bangga Tian.

Apalagi saat menuruni jalur Penanjakan 1 di ketinggian 2770 meter di atas permukaan laut menuju lautan pasir Bromo. sistem pengereman ABS khas motorsport dan fitur canggih kontrol traksi elektrik sangat membantu ketika membesutnya di turunan yang sangat curam.

Teknologi Anti Slip Regulator yang ada di Kutu Bellissima, mampu membelah lautan pasir Bromo dengan mudah. Sementara dari balik kaca spion terlihat para kutu dengan susah payah mendorong tunggangannya untuk melewati jalur ini.

“Roda berputar bolak balik dan suara mesin tidak meraung keras meski rpm tinggi.” Jelas Pria yang harus mengeluarkan koceknya sebesar Rp. 186,5 juta untuk mendapatkan Bellissima yang hanya ada 51 unit di Indonesia.

Bagi Septian bisa mencoba Kutu Bellissima sejauh 1100 km merupakan pengalaman yang tidak mudah dilupakannya. Wiraswata muda ini mengatakan, apa yang dilakukan dengan Bellissima akan menjadi cerita untuk anak dan cucunya kelak.

“Buat apa punya Bellissima kalau cuma jadi pajangan di garasi rumah,” tutup Tian, mengakhiri ceritanya.

IMG_3876.JPG

IMG_3875-0.JPG

IMG_3877.JPG

LEAVE A REPLY

*