Wow! Sirkuit Jalanan Lombok untuk MotoGP 2021?

0
81
Sirkuit Jalanan Lombok untuk MotoGP 2021
Rancangan Sirkuit Jalanan Lombok untuk MotoGP 2021, benarkah?. Foto: motorsport.com

NaikMotor – Sebuah berita mengejutkan dari motorsport menyebut sirkuit jalanan Lombok untuk MotoGP 2021. Berita itu bermula dari kunjungan bos Dorna, Carmelo Ezpeleta ke Pulau Lombok Oktober 2018 lalu.

Bahkan media itu menyebutkan Sirkuit jalanan Lombok untuk MotoGP 2021 itu akan diumumkan secara resmi Sabtu ini (10/11/2018) oleh Dorna.

Ezpeleta sendiri tahun lalu telah menyatakan secara eksplisit, “Memang dimungkinkan penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit kota. Proyek yang solid di tengah kota, dengan trek di jalanan lurus kota, sementara paddock bisa memanfaatkan gedung-gedung pameran. Jadi saat GP digunakan untuk balap, waktu lainnya untuk keperluan lain,” ujarnya.

Disebutkan pula kontrak untuk tempat balapan telah diberikan kepada Vinci Construction. Vinci juga akan bertindak sebagai investor utama balapan, dengan kontribusi perusahaan dari Perancis itu sekitar 900 juta Euro.

Untuk keperluan sirkuit jalanan di kota itu, telah dialokasikan area seluas 131 Ha di daerah Mandalika, di Selatan Pulau Lombok. Mandalika dikenal sebagai area bisnis. Jika trek itu selesai tepat waktu, itu berarti MotoGP akhirnya akan mendapatkan tempat di salah satu pasar roda dua terbesar di dunia. Soal Lombok, tentu saja daya pikat pariwisatanya yang bisa dijual usai terkena gempa Juli lalu. Ini seiring juga dengan slogan yang didengungkan oleh penggiat kreatif di sana yakni Lombok Bangkit.

Sementara Finlandia dan Meksiko telah memperebutkan tempat di kalender MotoGP meski tidak termasuk dalam jadwal 2019, agar jumlah seri tetap 19. Namun jika Lombok masuk itu berarti setidaknya pada 2021 akan ada 20 seri MotoGP.

Tetapi Ezpeleta menyatakan, “Sampai 2021, kita pasti tidak akan membuat lebih dari 20 grands prix setahun. Dari sana, kita akan lihat,” seperti yang diungkapkannya kepada Motorsport.com.

“Kami memiliki banyak permintaan dari sirkuit yang ingin menggelar MotoGP. Mereka yang memiliki kontrak akan menjadi prioritas, meski harus kembali bernegosiasi,” pungkasnya. (Afid/nm)

LEAVE A REPLY

*