Naik Viar Vortex 250, Gunadi Sukses Solo Riding Jakarta-Himalaya

0
70
Naik Viar Vortex 250
Gunadi berhasil menuntaskan misi solo riding dari Jakarta-Himalaya. Foto: Istimewa

NaikMotor – Gunadi berhasil menuntaskan misi solo riding dari Jakarta-Himalaya Naik Viar Vortex 250. Pria yang memulai perjalanan pada 26 Agustus itu sampai di Himalaya pada hari Minggu, 7 Oktober 2018 pada pukul 12.00 waktu India.

Bukan hanya Gunadi, perjalanan bertajuk Ekspedisi Solo Ride Jakarta-Himalaya ini sekaligus menjadi catatan bersejarah buat Viar Vortex 250, motor rakitan Indonesia yang berhasil menempuh jalan tertinggi di dunia.

Di puncak jalan, motoris dari Freeriders Indonesia ini juga menyempatkan diri untuk mengibarkan bendera Merah Putih di batas jalan tertinggi pegunungan Himalaya, yakni Khardung La, India.

“Bangga dan haru bercampur jadi satu, saya bicara sendiri di depan plang logo Khardung-La, keberhasilan Solo Ride Jakarta-Himalaya adalah keberhasilan riders Indonesia, kita adalah bangsa yang besar, kuat, berani dan disegani oleh negara luar,” kata Gunadi.

Naik Viar Vortex 250
Viar Vortex 250, motor rakitan Indonesia yang berhasil menempuh jalan tertinggi di dunia. Foto: Istimewa

Untuk mencapai India perjalanan seorang diri ini tidak mudah. Sama seperti sedikit bikers Indonesia yang solo riding banyak kendala yang mesti dihadapi, mulai dari fisik, mental, kondisi cuaca hingga politik di suatu negara atau daerah tertentu.

“Tantangan serta kendala saat mulai masuk negara Myanmar, apalagi saat di India yang juga ditambah dengan tipikal masyarakatnya sangat berbeda dengan di Indonesia,” kata pria 41 tahun ini.

Beberapa kali gangguan alam pun harus dilalui, seperti yang terjadi di Rohtang dan Keylong yang banjir dan membuat jembatan yang menjadi penghubung antara Kallu dan Manali tidak dapat dilalui.

“Syukurnya dari motor yang ditunggangi tidak mengalami kendala apapun walaupun medan jalan dan kondisi suhu sangat berbeda dengan kondisi yang ada di Indonesia,” terang pria tegap ini.

Goenadi start pada hari Minggu, 26 Agustus di kantor Kementerian Perhubungan RI. Total ia menempuh jarak 15.000 km dengan rute Jakarta – Sumatera – Malaysia – Kuala Lumpur – Thailand – Myanmar – Nepal – India – Himalaya.(Rls/nm)

LEAVE A REPLY

*