Apa Saja Teknologi Baru Mesin Honda Sonic 150R dan All New CB150R StreetFire?

0

All-New-Honda-CB150R_New-Sonic-150R-Launching-AHM_2
Honda All New CB150R StreetFire dan New Honda Sonic 150R. Keduanya menggunakan mesin baru yang sama dilengkapi transmisi manual 6 percepatan. Foto: Arif

Jakarta(naikmotor) – PT Astra Honda Motor memperkenalkan dua model ‘sport’ barunya, Honda All New CB150R StreetFire dan New Honda Sonic 150R. Keduanya menggunakan mesin baru yang sama dilengkapi transmisi manual 6 percepatan.

Apa saja teknologi baru mesin Honda Sonic 150R dan All New CB150R StreetFire? Mesin baru 150cc tersebut sangat berbeda dengan mesin pada CB150R lama. Karena telah banyak mengalami ubahan dan perbaikan agar lebih efisien dan ramah lingkungan. Hanya saja, pada Sonic mesin sedikit lebih rendah baik torsi maupun tenaga puncaknya.

Mesin baru yang itu berpendingin cairan, DOHC 4 katup berkapasitas 149,16 cc. Dengan diameter x langkah yang hampir square, yakni 57,3 x 57,8 mm, membuat torsi (13,8Nm@ 7.000rpm) maupun tenaga puncak (16,9 daya kuda@ 9.000rpm) bisa diraih dalam putaran mesin yang sedikit lebih rendah dan hampir bersamaan.

Jika dibandingkan dengan mesin lama yang lebih lebar diameternya (63,5×47,2mm), maka CB150R lama dengan torsi 12,6Nm@ 8.000rpm, dan 17daya kuda@ 10.000 rpm berkarakter sport jarak pendek. Sedangkan All New CB150R akan lebih kompromis, berkarakter sebagai penjelajah kota dan jarak jauh sekaligus.

Memang mesin baru tampaknya sedikit lebih rendah tenaga dan torsinya ketimbang mesin lama tetapi efisiensinya lebih baik dan makin bersih emisi. Sementara pada New Sonic 150R torsi dan tenaga pun lebih rendah daripada CB150R (13,5Nm@ 6.500rpm dan 16 daya kuda@ 9.000 rpm) karena berbeda setingan manajemen pengapian. New Honda Sonic 150R diperuntukkan untuk penjelajahan di kota dan lebih ringan bobotnya serta penggunaan jalanan stop and go.

Beberapa bagian mesin telah dilakukan perbaikan agar kinerjanya lebih efisien seperti: throttle body ukuran relatif besar 30mm, sudut katup intake 16 derajat, sudut katup exhaust 14,30 derajat dengan sudut kemiringan silinder 30 derajat. Tentu agar campuran bahan bakar udara lebih lancar masuknya, demikian dengan emisi yang harus dibuang.

Offset cylinder, membuat daya dorong piston setelah kombusi sepenuhnya menekan connecting rod, dan tidak ada daya tekan ke samping seperti pada silinder konvensional.

Mesin baru tersebut memiliki fitur balancer tersendiri di atas connecting rod, untuk mengurangi getaran mesin.Sementara rocker arm menggunakan roller untuk mengurangi gesekan.

Spiny sleeve atau dinding silinder kini dirancang bertekstur mirip kulit jeruk, keuntungannya adalah panas akibat gesekan piston dengan dinding silinder akan tereduksi.

Alhasil konsumsi bahan bakar lebih hemat 13% jika merunut hasil uji internal Honda yang menggunakan metoda ECE-R40.

Selain improvement tadi, ada 4 lagi perangkat yang membuat kinerja mesin lebih efisien dan ramah lingkungan. Sensor-sensor untuk input manajemen pembakaran mesin, yakni sensor oksigen, dan sensor bank angle.

Dan agar emisi lebih bersih dan ramah lingkungan pada knalpot ada konverter katalitik. Serta fan otomatis radiator, yang akan menyala pada saat suhu cairan pendingin mencapai 103 derajat, agar suhu kerja ideal tetap tercapai.

Soal performa keduanya, inilah klaim Honda atas pengujian mereka. ‘Naked Sport’ Honda All New CBR150R StreetFire mampu berakselerasi 0-200m dalam 10,5 detik. Kecepatan puncak 125km/jam. Sedangkan ‘Light Sport’ Honda New Sonic 150R, 0-200m dalam 10,6 detik, dan kecepatan puncak 124,1km/jam. (Afid/nm)

LEAVE A REPLY

*