Indonesia Ngebet Ingin Gelar MotoGP, Ini Kata CEO Sirkuit Sepang

0
796
MotoGP
Wacana Indonesia ingin kembali masuk dalam kalender balap MotoGP sudah berlangsung selama beberapa tahun. Foto: Gilang

NaikMotor – Wacana Indonesia ingin kembali masuk dalam kalender balap MotoGP sudah berlangsung selama beberapa tahun. Namun hingga kini wacana seakan jalan di tempat dan makin lama tampak makin sulit terelasisasi.

Santernya Indonesia ingin menggelar MotoGP di Sirkuit Sentul pun menjadi konsumsi berita banyak pihak sampai ke luar negeri. Termasuk petinggi-petinggi sirkuit lain, seperti CEO Sirkuit Sepang Malaysia, Dato Razlan Razali.

MotoGP
Presiden Jokowi datang untuk melihat dan mencoba Sirkuit Sentul. Foto: Ricky Sitompul

Orang yang berjasa mengorbitkan Hafizh Syahrin ini mengatakan jika Indonesia serius menggelar MotoGP maka harus punya sirkuit yang memadai. Caranya bisa dengan merenovasi Sirkuit Sentul atau membuat sirkuit baru.

“Bagi saya, yang pertama Indonesia harus ada sirkuit baru, atau Sirkuit Sentul harus diperbaiki atau dinaikkan grade-nya. Renovasi ini adalah rencana yang sudah saya dengar sejak lama. Bertahun-tahun saya sudah dengar,” katanya.

“Jika serius saya harap renovasi tidak lama lagi akan terjadi. Barulah dari situ semua akan berkembang. Menurut saya dari segi industri otomotif khususnya sepeda motor, marketnya lagi besar di Indonesia daripada Malaysia,” katanya.

MotoGP
Alex Noerdin menjelaskan Sirkuit jakabaring kepada Carmelo Ezpeleta disaksikan Hermann Tilke. Foto: FB Alex Noerdin

“Dari segi penjualan motor Indonesia mungkin nomor satu di Asean. Jadi ada peluang untuk membuat lebih besar lagi dengan adanya balapan. Jadi bagi saya harus merenovasi sirkuit agar bisa membawa MotoGP ke Indonesia,” jelasnya.

Sayangnya hingga kini rencana renovasi Sirkuit Sentul pun tidak jelas kabarnya. Managemen sudah pasti tidak punya cukup dana. Minta ke pemerintah pun sulit lantaran akan terbentur APBN. Sedangkan pihak swasta banyak pertimbangan bisnis.

Belakangan bukan hanya Sirkuit Sentul yang digadang buat MotoGP. Muncul sirkuit di dua lokasi berbeda, yakni di Palembang, Sumatra Selatan dan di Mandalika, Lombok – Nusa Tenggara Barat (NTB) yang bikin makin tak jelas.(Agl/nm)

LEAVE A REPLY

*